news24xx.com
News24xx

Ekonomi

Bank Dunia Memberikan Bantuan 15 Triliun Rupiah untuk Bencana di Indonesia

news24xx

 Kristalina Georgieva Kristalina Georgieva

News24xx.com -   Dana sebesar USD 1 miliar diberikan untuk pemulihan di Lombok dan Sulawesi Tengah. Bantuan Bank Dunia sebagian akan dibagikan kepada 150.000 keluarga termiskin selama 6 bulan hingga satu tahun.

Bank Dunia secara resmi mengumumkan Minggu (14/10) bahwa ia akan menyediakan dana US $ 1 miliar atau sekitar 15 triliun Rupiah sebagai pinjaman kepada pemerintah Indonesia untuk upaya rekonstruksi di daerah-daerah yang terkena bencana alam di Lombok dan Sulawesi Tengah.

Kristalina Georgieva, CEO Kelompok Bank Dunia, mengungkapkan kesepakatan untuk memberikan bantuan kepada Indonesia dalam Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018.

"Bencana akan terus terjadi, dan karena perubahan iklim, akan ada lebih banyak bencana," kata Georgieva, yang sebelumnya mengunjungi kota Palu untuk melihat secara langsung dampak gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah September lalu.

"Peringatan terbaik yang dapat kami bangun untuk para korban bencana adalah untuk melakukan pembangunan yang lebih baik, sehingga di lain waktu ketika bencana terjadi, lebih sedikit orang akan terpengaruh, lebih sedikit nyawa akan hilang, dan lebih sedikit kerusakan akan terjadi," tambahnya.


Apakah pinjaman itu memberatkan?
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari hasil pembicaraan antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dan CEO Bank Dunia. Bantuan yang diberikan oleh Bank Dunia adalah dalam bentuk pinjaman jangka panjang yang menurut Kalla tidak akan membebani pemerintah karena pinjaman dari Bank Dunia bisa mencapai 35 tahun.

Selain bantuan pendanaan, Bank Dunia juga akan memberikan hibah sebesar USD 5 juta untuk bantuan teknis untuk memastikan bahwa proses rekonstruksi dilaksanakan dalam waktu dekat. Dari bantuan yang disalurkan oleh Bank Dunia, dana transfer tunai akan diberikan kepada 150.000 keluarga termiskin yang terkena dampak bencana untuk jangka waktu enam bulan hingga 1 tahun.

Dana tersebut disediakan untuk mendukung sistem perlindungan sosial yang menopang perekonomian dan pekerjaan lokal selama periode pemulihan.


Proses bantuan yang sulit
Kota yang terkena dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah kini memasuki tahap rekonstruksi, setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai pemimpin dalam penanganan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah menghentikan evakuasi korban Kamis lalu (11/10) , meskipun sekitar 5.000 orang masih dilaporkan hilang.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...