news24xx.com
News24xx

Pekanbaru

Keterlambatan Pasokan BBM Terjadi Disejumlah SPBU Di Pekanbaru

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Mendapatkan barang bersubsidi ini memang membutuhkan waktu yang lama, dan kesabaran juga mesti menjadi ciri khas setiap masyarakat di Indonesia.

 

Sebelumnya, masyarakat terpaksa mengantri untuk mendapatkan gas elpiji bersubsidi 3 kg. Hal ini dikarenakan distribusi pasokan mengalami kendala dalam perjalanan menuju sejumlah pangkalan-pangkalan yang ada di Pekanbaru.

 

Sekarang ini antrian pun juga sama untuk mendapatkan bahan bakar minyak bersubsidi, yakni premium.

 

Terkait hal ini, mesti dipertanyakan permasalahan kelangkaan BBM jenis premium dan pertalite, yang kembali terjadi di Pekanbaru belakangan ini. Pasalnya, kelangkaan ini telah meresahkan masyarakat yang kadang harus kehabisan dua jenis BBM tersebut, meski telah mengantri lama.

 

Dari hasil pemantauan di lapangan, awak media mencoba bertukar pikiran dengan warga yang membutuhkan premium ataupun pertalite. Warga terpaksa mengantri di sejumlah SPBU yang ada di kota Pekanbaru. Dan disisi lain ada juga yang rela melakukan pembelian minyak enceran di tepi jalan.

 

Salah seorang pengguna kendaraan roda dua mengatakan pada Senin (29/10/2018), "Saya malas mengantri, saya mengejar waktu. Jadi saya beli terus saja di tempat langganan saya. Memang harganya agak lebih tinggi, Rp10 ribu per liternya untuk premium, tapi kan ukurannya terlihat pas seliter. Beda dengan di SPBU, saya nggak tau apakah itu pas atau tidak, walaupun katanya bertuliskan 'Pasti Pas'," ungkap bapak ini.

 

"Mungkin, 'Pasti Pas' bagi mereka, bukan bagi kami yang rakyat kecil," candanya.

 

Kembali melihat pantauan di sejumlah SPBU di Pekanbaru, antrian yang cukup panjang bagi mobil dan sepeda motor untuk mendapatkan premium dan pertalite. Untuk sepeda motor dibagi menjadi dua barisan. Sedangkan untuk mobil yang tidak bisa dibagi barisannya, terpaksa memakan badan jalan untuk ikut mengantri. Alhasil ini tentu membuat kemacetan di ruas jalan.

 

Akan tetapi, pihak SPBU Pertamina terus mencoba melakukan pembenahan dalam hal pemesanan bahan bakar untuk pemasokkannya.

 

Saat dilakukan tanya jawab tertutup dengan petugas SPBU, mengatakan bahwa distribusi datangnya kendaraan pengangkut yang mengalami keterlambatan. "Kemungkinan ada gangguan dalam perjalanan. Terlambatnya paling sering sehari dari jadwal kedatangannya. Ini lah yang membuat kita terus mempersiapkan tulisan 'Premium Habis, Pertalite Habis', " sebut petugas SPBU.

 

Di Pekanbaru, sejumlah SPBU yang mengalami keterlambatan kedatangan mobil pengangkut terlihat sejak pagi tadi di SPBU Rumbai 14.282.674  dengan semua jenis bahan bakar habis (solar, pertamax, pertalite, dan premium) ; di SPBU jalan Cempaka, Sukajadi 14.282.133 yang sejak pagi tutup karena kekosongan, tapi pada jam 2 siang sudah datang Premium, sedangkan untuk pertamax, pertalite, dan solar belum datang.

 

Untuk SPBU jalan Durian 14.281.629 dan jalan Ababil 11.282.604 masih terlihat normal pasokannya. Akan tetapi antrian terlihat cukup panjang.

 

 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...