news24xx.com
News24xx

Tour de Siak 2018

Tour de Singkarak 2018 Akan Tempuh 1.267 Kilometer dan Dimulai Pada Hari Ini

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Peluncuran Tour de Singkarak (TdS) 2018 sebagai ajang balap sepeda bertaraf internasional dibuka pada Sabtu, 3 November 2018. Iven ini akan berlangsung mulai 3 hingga 11 November 2018 dengan melintasi 16 kabupaten/kota se-Sumbar sepanjang 1.267 kilometer. TdS 2018 ini akan start dari Kota Bukittinggi dan finish di Kota Pariaman.

 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit, dan beberapa kepala daerah Kabupaten dan Kota di Sumbar pada waktu lalu saat berada di Jakarta telah meresmikan peluncuran event sport tourism Tour de Singkarak (TdS) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, pada Senin sore (22/10). 

 

Penyelenggaraan TdS yang diakui oleh Amouri Sport Organization (ASO) yang bermarkas di Paris, Perancis dan Union Cycliste Internationale (UCI) sebagai iven balap sepeda dengan jumlah penonton terbanyak peringkat ke-5 di dunia.

 

Dalam usianya yang ke-10 ini, Menpar mengharapkan semuanya semakin eksis, sesuai dengan tema yang diangkat dalam TdS 2018, “One Decade For All”. 

 

Menpar Arief Yahya mengapresiasi acara peluncuran TdS 2018 sebagai ajang mempromosikan Sumbar sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia khususnya dalam sport, culture & tourism dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakan wisatawawan nusantara (wisnus) ke Sumbar yang tahun 2017 lalu dikunjungi 56.313 wisman dan 6,5 juta wisnus.

 

"Penyelenggaraan event sport tourism TdS 2018 ini tentu nantinya akan memberikan dampak langsung pada ekonomi masyarakat (direct impact economic value) serta media value yang tinggi dan memberi pengaruh positif terhadap promosi pariwisata Sumbar secara nasional dan internasional," sebut Menpar Arief Yahya, Dikutip dari situs resmi pariwisata sumatera barat (2/11).

 

"Saya mengajak semua pihak, seluruh jajaran di tingkat pusat dan daerah, pihak swasta, media dan masyarakat luas untuk mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan TdS 2018 yang saat ini telah berusia 10 tahun, sehingga dalam 1 dekade ini, perhelatan akbar balap sepeda setingkat dunia ini dapat menjadi salah satu ajang sport-tourism bergengsi di mancanegara," kata Menpar Arief Yahya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, "Dampak positif dari penyelenggaraan TdS sangat dirasakan oleh masyarakat Sumbar terutama direct impact ekonomi selama penyelenggaraan berlangsung."

 

"Hal ini terlihat dengan meningkatnya tingkat hunian kamar hotel, penjualan makanan, souvenir,  dan oleh-oleh khas Sumbar. Selain itu, mendorong meningkatnya infrastruktur terutama jalan-jalan yang akan dilalui peserta balap sepeda menjadi terpelihara dan semakin mulus," sebut Nasrul Abit.

 

"Iven TdS juga menjadi sarana yang efektif untuk mempromosikan pariwisata Sumbar ditandai  sejak penyelenggaraan TdS pertama 2009, kini bermunculan destinasi wisata baru di Sumbar dan dikenal masyarakat luas," lanjut dia.

 

"Tidak terasa kita sudah menyelenggarakan Tour de Singkarak 2018 selama 10 tahun, atau kita sebut 1 dekade, sehingga tema tahun ini adalah ‘One Decade for All’ yang merupakan kinerja kerja kita untuk Sumatera Barat merupakan karya kita bersama Sumatera Barat untuk Indonesia," sambung Nasrul Abit.

 

TdS ke-10 tahun ini diikuti 15 tim dari mancanegara dan 5 team nasional. Para peserta akan unjuk kekuatan dengan melintasi 16 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumbar sepanjang 1.267 kilometer untuk merebutkan total hadiah sebesar Rp 2,3 miliar. Provinsi Sumbar tahun ini memiliki 132 calender of event (CoE). Dari 132 CoE tersebut , 3 event di antaranya TdS 2018, Festival Pagaruyung, dan Sawahlunto International Music Festival masuk dalam CoE Wonderful Event dan mendapat dukungan dari Kemenpar.

 

Selain itu, Pariwisata Sumbar juga didukung oleh unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) yang memadai. Sumbar memiliki atraksi (man made) antara lain;  Pacu Jawi, Pacu Itiak, Tabuik, Pacu Kuda, Lomba Layang-Layang, Pacu Biduak, dan TdS, sedangkan atraksi alam (natural) antara lain Danau Meninjau, Pulau Pagang, Pulau Mandeh, Bukit Tinggi, dan Pulau Mentawai sebagai destinasi surfing kelas dunia.

 

Sementara itu untuk amenitas Sumbar tahun 2015 mempunyai 313 hotel dengan jumlah kamar 4.750 unit, sedangkan unsur aksesibilitas Sumbar memiliki Bandara Internasional Minangkabau (BIM) yang diterbangi oleh maskapai nasional antara lain Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, NAM Air, Citilink, Batik Air, dan Wings Air untuk penerbangan domestik dan penerbangan internasional oleh Air Asia dan Lion Air.

 

 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...