news24xx.com
News24xx

Kesehatan

Data Dari WHO Menyatakan Bahwa Hampir 600,000 Anak Meninggal Karena Polusi Udara Setiap Tahunnya

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Polusi udara bukan lagi masalah satu atau dua negara, tetapi sekarang ini menjadi masalah bagi hampir seluruh negara di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 93 persen atau 1,8 juta anak di bawah 15 tahun menghirup udara yang tercemar, dan setiap tahun diperkirakan 600 ribu dari mereka meninggal akibat infeksi pernafasan akut yang disebabkan oleh polusi udara.

"Polusi udara meracuni jutaan anak dan menghancurkan hidup mereka. Ini tidak bisa dimaafkan. Setiap anak berhak bernapas dengan udara segar dan bersih sehingga mereka bisa tumbuh dan mengembangkan potensi mereka." Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO, mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi.

Anak-anak bernapas lebih cepat sehingga lebih vulnarble bagi mereka untuk menyerap efek polusi udara. Polusi udara dapat menyebabkan penurunan kecerdasan hingga kegemukan, infeksi telinga, kanker anak, asma, fungsi paru melemah, pneumonia, dan beberapa jenis infeksi saluran pernafasan I.

Dr Maria Neira, kepala penentu kesehatan lingkungan, mengatakan temuan utama polusi udara yang mengkhawatirkan dapat menyebabkan kelahiran prematur, serta penyakit dibawa ke masa dewasa, harus mengarah pada perubahan kebijakan global.

"Yang penting adalah masalah perkembangan saraf ini. Bayangkan anak-anak kita akan memiliki IQ kognitif rendah. Kita berbicara tentang menempatkan risiko generasi baru mengalami penurunan IQ. Ini bukan hanya baru tetapi juga sangat mengejutkan" katanya.

 

 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...