news24xx.com
News24xx

Nasional

Sangat Menyedihkan, Greenpeace Menemukan 797 Merek Limbah Plastik di Pantai-Pantai di Indonesia

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Greenpeace Indonesia menemukan 797 berbagai merek sampah plastik di tiga lokasi di Indonesia. Ketiga lokasi tersebut adalah pantai Kuk Cituis (Tangerang), Pantai Pandansari (Yogyakarta), dan Pantai Mertasari (Bali). Ratusan limbah ini ditemukan ketika Greenpeace Indonesia melakukan audit di tiga pantai tersebut.



BACA JUGA : Penjualan Di Era Digital, Belum Ada Sistem Pengawasan Obat dan Makanan Di BPOM

Juru Kampanye Perkotaan Greenpeace Indonesia Muharram Atha Rasyadi mengatakan bahwa dari 797 merek sampah plastik, kebanyakan dari mereka adalah sampah makanan dan minuman plastik. "Yang terbesar adalah merek makanan dan minuman (594 merek), kemudian merek perawatan tubuh (90), kebutuhan rumah tangga (86), dan lainnya (27)" katanya dikutip dari situs resmi Greenpeace Indonesia pada Sabtu, 24 November 2018.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil audit, kemasan produk dari Santos, P & G dan Wings ditemukan kebanyakan di pantai Kuk Cituis (Tangerang). Sementara itu untuk merek Danone, Dettol, Unilever di Pantai Mertasari (Bali), dan Indofood, Unilever, Wings di Pantai Pandansari (Yogyakarta). "Kami juga menemukan cukup banyak sampah plastik sehingga mereknya tidak lagi muncul" katanya.



BACA JUGA : Hati-hati, Para Ahli Mengatakan Jakarta Akan Tenggelam Lebih Cepat Dari yang Kita Duga

Dia mengatakan bahwa sampah plastik berasal dari masyarakat sekitar dan tempat-tempat yang jauh dari lokasi karena aliran air laut. Atha menekankan bahwa produsen harus bergerak cepat untuk mengurangi jumlah produksi dan penggunaan plastik sekali pakai sebagai kemasan produk. Hal ini bertujuan untuk tidak meningkatkan jumlah sampah plastik di darat dan laut.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...