news24xx.com
News24xx

Nasional

Kementerian Pariwisata Menyesalkan Penemuan 11 Bangkai Hiu di Raja Ampat

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Baru-baru ini ditemukan 11 bangkai hiu mengambang di atas rakit di perairan Raja Ampat. Kementerian Pariwisata juga menyesalkan kejadian itu.

Pada Kamis (22/11/2018), pemandu wisata lokal bernama Mercu Saleo menemukan 11 bangkai hiu tanpa sirip dan kulit yang membusuk di perairan Kepulauan Pam, tepatnya di Tanjung Piaynemo. Bangkai itu ditemukan pada dua rakit yang mengambang tanpa awak.

Penemuan ini juga mengundang tanda tanya, mengingat Raja Ampat sebagai kawasan konservasi DAS yang dikunjungi oleh banyak penyelam di dunia.

Dihubungi oleh detikTravel melalui telepon, Jumat (23/11/2018) Guntur Sakti dari Tim Pusat Krisis Kementerian Pariwisata mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut lebih lanjut.

"Saya mencoba mengirim tim krisis untuk berkoordinasi dengan agen pariwisata di Raja Ampat. Tanggapannya adalah ini, pertama-tama perlu ada klarifikasi terlebih dahulu, karena rakitnya hanyut. Orang yang menemukannya adalah pemandu wisata di rakit yang memiliki bangkai hiu. Itulah upaya yang dilakukan untuk menyelidiki, "kata Guntur.

Lebih lanjut dikatakan oleh Guntur, ternyata kejadian itu bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, ditemukan juga hiu mati yang diikat ke rakit di Raja Ampat.

"Dulu ada insiden juga, satu hiu mati dan modenya hampir sama. Hiu mati dan kemudian diikat ke rakit maka mungkin hanyut atau sengaja hanyut ke Raja Ampat. Jadi ini bukan insiden pertama, "kata Guntur.

Atas kejadian itu, Guntur meminta semua pihak untuk berhati-hati. Ini bisa menjadi upaya untuk menurunkan pariwisata Raja Ampat.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...