news24xx.com
News24xx

Hiburan

Studi yang Dilakukan di Rumah Sakit Menunjukkan Bahwa 80% Pasien Berbohong Ketika Berkonsultasi Dengan Dokter

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Universitas Utah Penelitian kesehatan melakukan survei terhadap lebih dari 4.000 pasien yang mengungkapkan 60 hingga 80 persen dari mereka berbohong kepada dokter tentang seberapa sering mereka berolahraga, makanan yang mereka konsumsi, dan gaya hidup mereka seperti merokok atau minum alkohol.

Terlebih lagi, kebanyakan pasien tidak berbicara ketika mereka tidak mengerti atau tidak setuju dengan sesuatu yang direkomendasikan oleh dokter. Alasan utama pasien berbohong adalah karena mereka peduli dengan pendapat dokter dan tidak masalah jika mereka diceramahi lebih lama.



BACA JUGA : Michelle Obama Mengungkapkan Momen Paling Memalukan yang Terjadi Kepadanya Ketika dia Masih Menjadi First Lady di AS

"Kebanyakan pasien ingin dokter berpikir positif tentang mereka. Mereka khawatir bahwa mereka akan dikritik sebagai seseorang yang tidak baik jika mereka tidak membuat keputusan yang baik" kata Dr Angela Fagerlin, ketua ilmu kesehatan U of U Health, yang mengutip dari DailyMail.

Menurut Angela, pasien tidak perlu menutup diri atau malu untuk mengatakan keluhan dan pola hidup mereka. Sejalan dengan ini, profesor dari Middlesex Community College, Andrea Gurmankin Levy, mengatakan bahwa ketika pasien tidak menyebutkan rincian kebiasaan mereka, dokter tidak akan dapat memberikan nasihat terbaik mereka.



BACA JUGA : No Phone Campaign, Sebuah Restoran di Inggris Melarang Adanya Ponsel di Dalam Restoran Mereka

"Jika pasien menahan informasi tentang apa yang mereka makan atau apakah mereka minum obat, ini akan memiliki implikasi yang signifikan untuk kesehatan mereka. Terutama ketika pasien memiliki penyakit kronis" katanya. Studi ini menemukan bahwa pasien wanita, remaja, dan mereka yang memiliki harga diri rendah sering menahan informasi kepada dokter yang diajukan.

 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...