news24xx.com
News24xx

Politik

Pemerintah California Merencanakan Akan Mengenakan Pajak Untuk Layanan SMS

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Pembuat Kebijakan negara bagian California di Amerika Serikat berencana akan mengenakan pajak untuk layanan pesan singkat atau SMS. Pajak ini akan digunakan untuk mendukung program pengembangan konektivitas bagi penduduk yang tidak memiliki akses ke jaringan telekomunikasi.



BACA JUGA : Presiden Filipina, Rodrigo Duterte Mengaku Bahwa Dia Pernah Meraba Tubuh Asisten Rumah Tangganya

Ini biaya tambahan baru yang diusulkan oleh Komisi Utilitas Umum California (CPUC) tidak akan mengenakan pajak pada setiap pesan yang dikirim. Pajak akan dibebankan ke tagihan seluler bulanan termasuk biaya pesan singkat. Karena, sebagian besar operator menawarkan opsi biaya tetap untuk mengirim pesan singkat, dan biasanya diikat dengan tagihan telepon juga.

Komisi ini akan memberikan suara pada kebijakan ini pada 10 Januari 2019. Sudah pasti bahwa komisi akan menghadapi oposisi yang kuat dari industri seperti CTIA, yang mewakili AT & T Mobility, Sprint, dan T-Mobile. Rencana pemblokiran ini dapat terhambat karena baru-baru ini komisi komunikasi baru di AS (Komisi Komunikasi Federal) mengklasifikasikan pesan teks sebagai "layanan informasi" seperti e-mail.



BACA JUGA : Badan HAM Korea Selatan Akan Mencabut Gelar yang Diberikannya Kepada Aung San Suu Kyi

Oleh karena itu kelompok industri CTIA percaya bahwa jika pesan singkat adalah layanan informasi, maka CPUC tidak memiliki otoritas atas CTIA. CTIA mengatakan CPUC tidak dapat menerapkan biaya tambahan karena diklaim telah melanggar hukum.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...