news24xx.com
News24xx

Politik

Pengakuan Australia Bahwa Ibukota Israel Adalah Jerusalem Barat Menimbulkan Kontroversi Diseluruh Belahan Dunia

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Perdana Menteri Scott Morrison menyatakan bahwa Australia secara resmi mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel. "Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, yang merupakan pusat Knesset dan banyak lembaga pemerintah lainnya, menjadi ibu kota Israel" kata Morrison pada Sabtu, 15 Desember 2018.



BACA JUGA : Sandiaga Uno Akan Menghapus Ujian Nasional Jika Terpilih di Pemilu 2019

Namun, Morrison mengatakan bahwa Australia tidak akan memindahkan kantor kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem. "Kami akan memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem Barat jika memungkinkan" katanya.

Morrison telah menyatakan pertimbangan negaranya untuk relokasi kedutaan ini sejak Oktober lalu. Pada saat itu, Morrison mengatakan bahwa pertimbangan ini muncul karena proses perdamaian antara Israel dan Palestina tidak pernah berakhir karena kedua negara memperebutkan Jerusalem Timur sebagai modal masa depan mereka.



BACA JUGA : Sempat Gagal di Pemilu 2014, Kini KPU Targetkan 77,5 Persen Pemilih di Pemilu 2019

Pernyataan dari Morrison ini mengundang kecaman dari berbagai pihak, termasuk Indonesia. Sebagai pendukung Palestina, Indonesia sangat menentang rencana Australia karena dianggap semakin mengancam prospek perdamaian Israel-Palestina.

Selain itu, Jakarta menilai bahwa langkah-langkah kontroversial yang terinspirasi oleh Amerika Serikat melanggar hukum internasional. Tak lama setelah rencana kontroversial Morrison diumumkan, Indonesia segera mengeluarkan pernyataan kecaman untuk memanggil duta besar Australia di Jakarta.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...