news24xx.com
News24xx

Nasional

Di Papua, Beberapa Posyandu dan Puskesmas TIdak Memiliki Pegawai Medis yang Mumpuni

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Pelayanan kesehatan untuk perempuan dan anak-anak di Provinsi Papua harus ditingkatkan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Papua (LIPTEK), yang dipimpin oleh Marlina Flassy, ??menemukan bahwa meskipun infrastruktur layanan kesehatan di Papua telah ditetapkan, tetapi kualitas tenaga medis masih belum cukup baik.

“Meskipun ada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), mengapa tidak ada tenaga medis?” Kata Marlina ketika mendiskusikan penelitian mereka di Hotel Alila, Jakarta, pada hari Jumat, 14 Desember.



BACA JUGA : Miris, Pria Ini Dipaksa Memindahkan Kuburan Saudaranya Hanya Karena Kepentingan Politik

Kondisi ini dapat ditemukan di dua wilayah, yaitu Kabupaten Nabire dan kota Jayapura. Di Kabupaten Nabire, ini terjadi di Kabupaten Nabire, khususnya Kecamatan Kalibobo dan Tanjun Karang Tumaritis, serta Distrik Napan, khususnya Desa Napan dan Mosa. Di Jayapura, itu terjadi di Kabupaten Jayapura Selatan dan Distrik Muara Tami.

Tentu saja itu tidak berarti bahwa sama sekali tidak ada tenaga medis di Puskesmas dan Posyandu di daerah-daerah tersebut. Namun, mereka hanya dapat bekerja di sana dari waktu ke waktu dan mereka hanya memiliki sedikit kegiatan. Bahkan jika ada beberapa dari mereka yang tersedia kapan saja, petugasnya sangatlah sedikit, seperti dua orang.



BACA JUGA : Tak Ikut Sholat Idul Fitri, Tiga Camat Ini Berisiko Dipecat

Inilah mengapa banyak orang Papua jatuh sakit, terutama di daerah terpencil. Karena mereka tidak mendapatkan perhatian medis, mereka beralih ke cara tradisional. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise berkomitmen untuk mengubah hal ini.

 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...