news24xx.com
News24xx

Politik

Badan HAM Korea Selatan Akan Mencabut Gelar yang Diberikannya Kepada Aung San Suu Kyi

news24xx

Aung San Suu Kyi Aung San Suu Kyi

News24xx.com - Lembaga HAM terbesar di Korea Selatan akan mencabut penghargaan Gwangju yang diberikan kepada pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi. Mereka menganggap peraih Hadiah Nobel Perdamaian itu tidak bertindak apapun tentang kekejaman yang dilakukan oleh pasukan militer di negaranya dan kelompok-kelompok Buddha radikal kepada kelompok etnis Rohingya.



BACA JUGA : Warga di Alabama, AS Turun ke Jalan Untuk Memprotes Pelarangan Aborsi yang Diberlakukan Oleh Pemerintah

"Ketidakpeduliannya terhadap kekejaman terhadap Rohingya bertentangan dengan nilai-nilai yang diusung oleh Penghargaan Hak Asasi Manusia Gwangju yang melindungi dan mempromosikan hak asasi manusia" kata juru bicara Yayasan Peringatan Korea Selatan pada 18 Mei, seperti dikutip oleh AFP pada Senin, 17 Desember 2018.

Penghargaan Hak Asasi Manusia Gwangju diberikan oleh Yayasan Peringatan Korea Selatan pada tanggal 18 Mei kepada individu, kelompok atau lembaga yang telah berkontribusi dalam memajukan hak asasi manusia, demokrasi dan perdamaian dunia.



BACA JUGA : KPU Deklarasikan Jokowi Sebagai Pemenang Pemilihan Umum 2019

Yayasan ini didirikan pada tahun 1994 untuk memperingati pemberontakan pro-demokrasi 1980 di Gwangju, yang menewaskan lebih dari 200 orang dan melukai. Ketika dia diberikan penghargaan pada tahun 2004, Suu Kyi tidak dapat menerima penghargaan itu karena dia sedang menjadi tahanan rumah oleh militer junta.

Selain Penghargaan Gwangju, pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi juga terpilih sebagai pemenang Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1991 dan serangkaian penghargaan lainnya. Namun, sejak peristiwa pembantaian minoritas Rohingya terungkap, Suu Kyi dituduh apatis terhadap kasus ini.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...