news24xx.com
News24xx

Travel

Venesia Akan Menerapkan Biaya Masuk Untuk Setiap Orang yang Datang Berkunjung ke Negaranya

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com -Venesia adalah salah satu tujuan wisata di Italia yang merupakan tujuan wisata dari hampir semua populasi dunia. Namun sekarang kota yang terkenal dengan kanal-kanalnya tersebut akan mengenakan biaya masuk untuk wisatawan yang berkunjung. Rencananya, biaya yang dikumpulkan oleh pemerintah kota Venesia berkisar antara 2,5-5 Euro per orang, tergantung pada musim mereka datang.



BACA JUGA : Banggai Menjadi Tuan Rumah Turnamen Memancing Internasional Tahun 2019

Bahkan jika para turis datang pada 'musim yang ramai', biayanya bisa mencapai EUR 10 per orang. Ini berlaku bagi siapa pun yang mengunjungi Venesia, walaupun hanya dalam hitungan jam. Walikota Venesia, Luigi Brugnaro, mengatakan kebijakan ini cukup adil bagi kota dan penduduk Venesia. "Penghasilan ini nantinya akan digunakan untuk biaya pembersihan kota yang sering dipenuhi oleh jutaan turis" kata Luigi Brugnaro, seperti dikutip dari republlica, Senin, 31 Desember 2018.

Sebagai salah satu tujuan wisata kelas dunia, Venesia adalah salah satu kota di dunia yang diteror oleh overtourism. Pada bulan Februari 2017, Venesia termasuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO yang dianggap terancam punah. Melihat ancaman ini pemerintah kota tidak tinggal diam, sejumlah upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi masalah overtourism ini. Salah satunya adalah membatasi jumlah kamar di penginapan.



BACA JUGA : Kuil Nageiredo, Harta Nasional Jepang yang Paling Berbahaya yang Terletak di Perfektur Tottori

Pada bulan Agustus 2018, Kota Venesia juga menetapkan aturan baru tentang pengiriman di jalur kanal mereka, Grand Canal. Peraturan ini tidak berlaku untuk penduduk atau pemilik bisnis gondola di sekitar jalur kanal, tetapi mereka hanya dapat menggunakan perahu mereka di siang hari.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...