news24xx.com
News24xx

Kriminal

Seorang Ahli Kecantikan Wajah Tanpa Izin Tega Membunuh Kliennya Dengan Menyuntikkan Silikon ke Punggung dan Paha

news24xx

Lesbia Ayala suffered a cardiac arrest after having her butt and thighs injected with silicon by Castillo  Lesbia Ayala suffered a cardiac arrest after having her butt and thighs injected with silicon by Castillo

News24xx.com - Seorang ahli kecantikan tak berlisensi membunuh seorang klien dengan menyuntikkan silikon ke punggungnya, dan sekarang dia menghadapi tuduhan pembunuhan.

Wanita bernama Whalesca Castillo, 44, didakwa atas kematian Lesbia Ayala Rabu, 2 Januari 2018, tujuh bulan setelah Ayala, 49, pingsan dan meninggal di rumah Castillo di New York. Setelah Ayala pingsan, diketahui ia dilarikan ke rumah sakit karena mengalami serangan jantung, di mana dia dinyatakan meninggal.

Ayala, dari Philadelphia, juga mendapat suntikan paha dari Castillo, yang telah dipenjara dua kali sebelumnya karena prosedur kosmetik yang tidak sah.

Menurut New York Daily News, Castillo mulai mengimpor silikon galon dari Republik Dominika pada tahun 2009.

Castillo kemudian menagih para wanita malang hingga USD 1.500 per waktu untuk menyuntikkan mereka dengan zat berbahaya. Setelah menyelesaikan prosedur, Castillo akan mengolesi luka "pasiennya" dengan Krazy Glue untuk menutupnya. Dan ketika beberapa klien mengeluhkan efek samping termasuk rasa sakit, pingsan dan sesak napas, Castillo mencoba mengajak mereka untuk menemui dokter.

Castllo pertama kali ditangkap pada tahun 2011, dan dihindari penjara setelah setuju untuk membayar denda USD 100.000. Ahli kecantikan palsu itu ditangkap lagi pada 2012 setelah seorang korban melaporkan dia kembali disuntik, dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara.

Praktek busuknya tersebut membuatnya mampu membeli tiga properti dengan ekuitas sebesar USD 465.000. Terlepas dari dua penangkapannya, dan hukuman penjara, Castillo memulai operasi ilegal lagi tak lama setelah dibebaskan dari penjara pada 2013.

 

 

 

NEWS24XX.COM/DEV/RED

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...