news24xx.com
News24xx

Pendidikan

Apa Hukum Menabrak Hewan Hingga Mati Dalam Perjalanan Dalam Agama Islam?

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Musibah dan rintangan bisa saja terjadi dalam melakukan perjalanan menggunakan transportasi darat seperti mobil ataupun sepeda motor. 

 

Gangguan yang dibahas kali ini adalah secara tidak sengaja menabrak hewan yang melintas di jalan. Memang itu adalah di luar dari kesengajaan pengemudi. Akan tetapi secara tidak langsung dan dengan rasa kemanusiaan, pengemudi memperlakukan hewan yang tertabrak itu dengan layaknya, seperti menguburkannya. Dan terkadang jika hewan itu milik orang lain, maka ia menanggung ganti rugi ke pemiliknya.



BACA JUGA : Kisah Suku Asli Danau Toba yang Kini Berada di Ambang Penggusuran

Dalam kasus seperti itu, Allah berfirman dalam kitab suci Al-quran surat Al-Ahzab:5, yang artinya "Tidak ada dosa bagi-mu untuk perbuatan yang kamu tidak senngaja, tetapi (yang ada dosa) apa yang disengaja oleh hatimu."

 

Jadi, secara tidak sengaja menabrak hewan (seperti kucing) hingga mati maka bukanlah dengan cara mengganti rugi. Yang dilakukan adalah dengan menguburkannya. Hal itu agar bangkai kuning tersebut tidak mengganggu orang lain.



BACA JUGA : 'Kucing-Rubah', Spesies Baru Bagi Para Ilmuwan yang Telah Lama Dikenal Oleh Penduduk Lokal di Pulau Corsica, Mediterania

Dalam kutipan lain di fatawa, Dr Soleh al-Fauzan juga menyebutkan hukum atas kejadian menabrak kucing adalah tidak berdosa, karena tidak sengaja. Namun kesalahan besarnya adalah karena membunuh hewan manakala dengan cara yang sengaja tanpa adanya alasan pembenar yang bisa dibenarkan karena hewan itu memiliki kehormatan dan dia tidak menyakiti.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...