news24xx.com
News24xx

Internasional

Bendera Israel Jadi Keset Kaki, Protes Pun Dilakukan Israel pada Yordania

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Bendera berlambang Star of David (Bintang Daud) itu terlihat diinjak-injak setiap orang yang masuk ke salah satu pintu kantor. Hal itu juga terjadi pada kantor-kantor yang lainnya di seluruh Yordania.

 

Kantor Serikat Pekerja Profesional di Yordania yang awalnya menerapkan hal itu. Tindakan tersebut dipicu atas sikap protes Asosiasi Serikat Pekerja Profesional Yordania atas pendudukan Israel yang terus-menerus atas wilayah Palestina.



BACA JUGA : Donald Trump Mengancam Akan 'Melenyapkan' Iran Setelah Penyataan Presiden Iran yang Mengatakan Trump Mengalami 'Keterbelakangan Mental'

Dikutip dari Haaretz pada Sabtu (5/1/2019), alasan lainnya dilakukan hal itu adalah sebagai respons atas keluhan yang diajukan Israel kepada Kementerian Luar Negeri Yordania terkait lantai bergambar bendera Israel yang diinjak-injak seroang menteri negara Arab tersebut.

 

Dan diketahui juga pada hari Sabtu, Kementerian Luar Negeri Israel mengajukan protes keras kepada pemerintah Yordania terkait foto Menteri Informasi Yordania Jumana Ghunaimat yang menginjak lantai bergambar bendera Israel di gedung Persatuan Insinyur di Amman.

 

Kementerian Luar Negeri rezim Zionis itu menggambarkan perilaku Menteri Ghunaimat sebagai 'tindakan tidak hormat'. Kementerian tersebut juga memanggil duta besar Yordania di Israel, Mohammad Hmeid, untuk dimintai klarifikasi.



BACA JUGA : Pria Ini Ditemukan Masih Hidup Setelah Diterkam dan Disimpan Oleh Seekor Beruang di Sarangnya Sebagai Cadangan Makanan

Perdana Menteri Yordania Omar Razzaz dilaporkan memasuki kantor yang sama di mana gambar bendera Bintang Daud tempampang di lantai. Namun, Razzaz masuk melalui pintu samping agar tidak menginjak lantai bergambar bendera warna biru-putih tersebut.

 

Sebagai respons atas protes tersebut, Pemerintah Yordania mengatakan bahwa bangunan kantor itu milik pribadi dan oleh karena itu pemerintah tidak dapat melakukan intervensi.

 

Menurut pemberitaan di media Yordania, Ketua Asosiasi Serikat Pekerja, Ibrahim Tarawneh, meratifikasi keputusan menjadikan bendera Israel sebagai keset kantor. Surat kabar Rai al-Youm yang berbasis di London mengatakan bahwa keputusan itu dicapai setelah masalah itu jadi pembahasan publik.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...