news24xx.com
News24xx

Internasional

750 Orang Ditahan Setelah Para Wanita India Memprotes Kebijakan Pelarangan Masuk Candi

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Setidaknya 750 orang ditangkap ketika berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran di negara bagian Kerala untuk memprotes hak perempuan untuk memasuki Sabarimala, salah satu kuil Hindu paling suci di India. Juru bicara polisi Pramod Kumar mengatakan bahwa lebih dari 600 orang yang ditangkap kemudian dibawa ke pusat penahanan.

Reuters melaporkan bahwa negara bagian Kerala lumpuh oleh demonstrasi besar-besaran ini. Namun, Kumar mengatakan bahwa situasinya masih terkendali. "Polisi sangat waspada. Ada ketegangan, tetapi semuanya terkendali" kata Kumar kepada AFP, Jumat, 4 Januari 2019.



BACA JUGA : Negara Bagian Dari Malaysia Ini Melarang Keberadaan Tempat Karaoke dan Penggunaan Shisha

Kemarahan massa menyulut setelah dua wanita bernama Bindu Ammini dan Kanaka Durga memasuki Sabarimala pada hari Rabu, 2 Januari 2019. Demi keamanan di tengah kemarahan massa ini, Ammini dan Durga bersembunyi di satu tempat bersama kerabat mereka.

Mereka adalah dua wanita pertama yang memasuki Sabatimala setelah Mahkamah Agung India mencabut larangan pada wanita usia menstruasi yang masuk kedalam kuil pada September 2018. Menurut beberapa kalangan, keputusan Mahkamah Agung bertentangan dengan tradisi. Perdana Menteri Narendra Modi sendiri mendukung larangan perempuan memasuki kuil, sesuai dengan tradisi sejauh ini.



BACA JUGA : Malaysia Akan Melarang Setiap Atlit Israel Untuk Berpartisipasi Disetiap Acara yang Digelar Oleh Negara Tersebut

Perempuan masih dilarang memasuki kuil-kuil Hindu di India, termasuk Sabarimala. Selama beberapa generasi, perempuan memasuki Sabarimala sebagai tabu yang kemudian diatur dalam ketentuan Pengadilan Tinggi Kerala pada tahun 1991.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...