news24xx.com
News24xx

Pendidikan

NASA Menganggap Tidak Adanya Gravitasi Akan Menjadi Masalah Utama Untuk Mendaratkan Manusia ke Mars

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Badan Antariksa AS (NASA) yakin dapat menempatkan manusia di Mars dalam 25 tahun. Namun, ada risiko kesehatan yang akan dihadapi para ilmuwan dalam proses tersebut. Misalnya, radiasi kosmik yang mematikan, potensi kehilangan penglihatan, dan atrofi tulang.



BACA JUGA : Kisah Suku Asli Danau Toba yang Kini Berada di Ambang Penggusuran

Dilaporkan oleh AFP, mantan astronot NASA Tom Jones mengatakan bahwa mereka akan menyelesaikan studi dalam 25 tahun. Dia juga menambahkan bahwa penelitian ini akan memberikan tantangan besar bagi teknologi dan kedokteran.

Diketahui, perjalanan dari Bumi ke Mars dikatakan menimbulkan masalah ilmiah yang jauh lebih besar dari misi Apollo ke bulan. Ini disebabkan oleh jarak yang harus ditempuh untuk pergi ke planet merah sekitar 225 juta kilometer, yang lebih jauh daripada pergi ke bulan.



BACA JUGA : 'Kucing-Rubah', Spesies Baru Bagi Para Ilmuwan yang Telah Lama Dikenal Oleh Penduduk Lokal di Pulau Corsica, Mediterania

Berdasarkan teknologi yang dimiliki oleh roket saat ini, diperkirakan bahwa astronot dapat tiba di Mars dalam waktu sembilan bulan. Mereka akan dipengaruhi oleh efek besar dari nol gravitasi, seperti perubahan pembuluh darah di retina yang menyebabkan penurunan kemampuan penglihatan. Selain itu, dampak nol gravitasi juga menyebabkan kerangka menyerap kalsium dan massa tulang.

Dalam hal ini, NASA dikatakan sedang mempertimbangkan cara untuk mengatasi dampak perjalanan ke Mars pada tubuh manusia. Salah satunya adalah mempercepat waktu perjalanan ke Mars. Dalam kondisi seperti itu, perjalanan ke Mars tidak akan memakan waktu lama, sehingga setiap astronot akan menerima jumlah radiasi yang sama dari normal dan akan dianggap aman.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...