news24xx.com
News24xx

Hiburan

Untuk Orang Malas yang Suka Kuaci, Mahasiswa di China Ini Menciptakan Sebuah Mesin Untuk Mengupas Kulit Kuaci

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Seorang siswa di Cina, berhasil memenangkan penghargaan sains setelah mesin kecil yang dibuat olehnya, menarik perhatian banyak orang karena memiliki fungsi untuk mengupas kulit biji bunga matahari atau yang lebih dikenal dengan kuaci. Dilaporkan oleh Global Times, 10 Januari 2019, sebagian besar orang di China suka memakan kuaci, dan bagi sebagian orang akan membiarkan kulitnya berserakan di lantai atau bahkan ke sofa.



BACA JUGA : Kim Jae Hwan Melanjutkan Kontrak Solo Barunya Dengan Swing Entertainment

Inilah yang menarik perhatian Zhang Xianxi, seorang mahasiswa dari Universitas Pertanian Jiangxi di Cina Timur. Dia membuat mesin untuk mengupas kulit biji bunga matahari. Penampilan mesin ini memang sederhana, dan cara menggunakannya mirip dengan mesin cuci. Caranya adalah dengan memasukkan beberapa biji bunga matahari, lalu menaruhnya di dalam mesin, dan biarkan mesin berputar.

Zhang dan temannya membeli mesin sepeda motor kecil secara online, kemudian membuat mesin ini dengan bahan daur ulang. Seperti kaleng soda, bahkan kotak bekas. "Gagasan awal pembuatan mesin ini adalah untuk melindungi tangan orang-orang yang mudah kedinginan, ketika musim dingin tiba jika mereka ingin makan biji bunga matahari. Termasuk membantu orang-orang yang malas mengupas kulit biji bunga matahari" kata Zhang, yang sengaja menamai mesin ini sebagai 'Mesin untuk Pemalas'.



BACA JUGA : Knives Out, Game Tiruan Dari PUBG yang Memiliki Pendapatan Lebih Banyak Dari PUBG Itu Sendiri

Berkat kerja cerdasnya, Zhang memenangkan hadiah pertama pada kompetisi inovasi di kampusnya. Sebelumnya ada peternak unggas dari Liconlshire, Inggris, yang menciptakan mesin perakitan untuk memasak telur rebus atau telur rebus secara otomatis.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...