news24xx.com
News24xx

Gaya Hidup

Memasak Spesies Ikan Langka, Pasangan Ini Didenda Sebesar CHY 15,000, Oleh Pemerintah China

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Sepasang suami istri dari provinsi Qinghai, Cina, mengalami masalah ketika mereka mencoba menghidangkan makanan untuk orang tua mereka dengan makanan yang dimasak di rumah. Masalahnya adalah hidangan utama ternyata adalah spesies ikan yang dilindungi yang disebut ikan naked carp (Gymnocrypis przewalskii).

 

Menurut CCTV, pasangan ini merekam proses memasak mereka dalam sebuah video dan mengunggahnya di media sosial. Beberapa pengguna internet akhirnya menyadari kesalahan pasangan dan mencaci maki mereka. Keluhan yang marah menarik perhatian pihak berwenang setempat. Tidak lama setelah itu, pasangan itu dikunjungi oleh polisi dari Cagar Alam Nasional Danau Qinghai.



BACA JUGA : Russell O'Grady, Bukti Dari Orang yang Memiliki Kekurangan Bisa Hidup Secara Mandiri

Ikan naked carp tersebut digolongkan sebagai spesies langka dalam Daftar Merah Spesies China. Ikan ini mendapatkan nama naked nya karena ikan ini tidak memiliki sisik. Ikan ini bermigrasi dari sungai air tawar ke air asin Danau Qinghai, yang terbesar di Cina. Meskipun jumlahnya meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, mereka masih merupakan hewan yang dilindungi. Karena memasak ikan jenis ini, pasangan itu didenda CHY 10.000 atau sekitar USD 1.500 menurut Undang-Undang Perlindungan Margasatwa Cina.

 

Masih belum jelas bagaimana mereka mendapatkan ikan ini, tetapi mereka mengklaim bahwa mereka membelinya. Meskipun ada reaksi yang tidak bersahabat terhadap masakan tersebut, ada juga komentar yang positif dan lebih mendukung.



BACA JUGA : Makanan yang Bisa Menjadi Pengubah Mood Anda di Pagi Hari

“Ikan ini sangat lezat. Sebagai penduduk Qinghai, saya biasa memakannya. Apakah mereka akan mendenda saya CHY 10.000 karena komentar ini” kata seorang netizen sebagaimana dikutip dari South China Morning Post.

 

“Mereka membeli ikan ini dari orang lain. Mereka mungkin tidak tahu jenis apa itu. Mengapa mereka tidak menghukum orang yang menjualnya kepada mereka” komentar yang lain.
 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...