news24xx.com
News24xx

Politik

BTP Disebut Akan Mengisi Ketum PSSI Agar Bersih dan Bebas Dari Korup

news24xx

Basuki Tjahaja Purnama Basuki Tjahaja Purnama

News24xx.com - Edi Rahmayadi sebagai Ketum PSSI akhirnya mundur dari jabatannya selama dua tahun kepengurusannya. Wakil ketua umum, Joko Driyono akan menjadi sebagai pelaksana tugas Ketum PSSI hingga waktu yang belum ditentukan. 

Tagar dan tema yang lantas muncul adalah "what's next for PSSI". Apa gebrakan berikutnya untuk kemajuan PSSI? Seperti apa figur yang diharapkan menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, yang baru akan dipilih saat Kongres Luar Biasa nanti?

Suporter sepakbola Indonesia memang menginginkan pembersihan menyeluruh lingkaran inti PSSI. Yang dimaksud pembersihan adalah penggantian pengurus yang dinilai telah lama bercokol di lingkaran inti PSSI tanpa memberikan prestasi berarti.



BACA JUGA : AS Berharap Negoisasi Perdamain Bisa Terus Berlanjut Seiring Dilantiknya Perdana Menteri Baru Palestina

Sudah jadi rahasia umum bahwa sebagian pengurus inti PSSI kini adalah wajah-wajah lama yang itu-itu saja. Beberapa bahkan dinilai punya kepentingan untuk klub yang sahamnya mereka miliki. Kalau ada konflik kepentingan semacam ini, bagaimana bisa PSSI maju? Dengan demikian, perlu figur-figur calon Ketua Umum yang bebas dari konflik kepentingan.

BTP adalah singkatan nama Basuki Tjahaja Purnama. Akan tetapi, bagi mantan Gubernur DKI Jakarta itu, BTP bukan hanya singkatan tanpa makna. Sejak menjabat Bupati Belitung Timur, jargon BTP sudah cukup lama ia pakai. "Bersih, Transparan dan Profesional" adalah makna nama BTP.



BACA JUGA : Telah Dilarang Selama Hampir 66 Tahun, Korea Selatan Secara Resmi Kembali Melegalkan Aborsi di Negaranya

Berbagai cuitan di Twitter mengusulkan BTP dipilih sebagai Ketua Umum PSSI yang baru. 

Figur BTP digadang-gadangkan untuk menyelamatkan sepakbola Indonesia. Figur pribadi yang tak silap dengan uang suap. Dikarenakan PSSI diketahui merupakan lahan yang basah.

Posisi sebagai Ketua Umum tentu sangat menggiurkan, apalagi bagi orang-orang yang memang berniat korup. Ada potensi keuntungan pribadi yang bisa digaet dari kongkalikong dengan aneka pihak demi memperlancar urusan mereka. Karena itu, perlu Ketum baru yang bersih dari niat korup.

Figur-figur itu haruslah pribadi-pribadi transparan yang berani menyuarakan kebenaran tanpa tedeng aling-aling. Ia juga harus siap menerima kritikan. Ia harus siap diaudit baik sebelum menjabat maupun selama menjabat nanti.

Figur-figur yang kita harapkan menjadi Ketum PSSI baru haruslah juga profesional. Tak boleh ada lagi pemain titipan di timnas. Tak boleh lagi ada tebang pilih dalam menjatuhkan sanksi bagi klub pelanggar aturan.

Dan tentu masyarakat pecinta sepakbola bisa mengusulkan figur-figur berciri bersih, transparan, dan profesional lain demi perbaikan persepakbolaan nasional.

 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...