news24xx.com
News24xx

Kriminal

Dihantui Oleh Korban yang Diperkosa dan Dibunuhnya, Pria Ini Menyerahkan Diri Kepada Polisi

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Asri, dalang pembunuhan Inah Antimurti, menyerahkan diri setelah dicari selama lima hari oleh polisi. Dia datang ke markas polisi Sumatera Selatan, pada Jum’at, 25 Januari 2019.

Asri mengatakan dia terus dihantui oleh korban. Setelah membunuh Inah, dia lari dari petugas dengan sepeda motor.

"Setelah kejadian itu saya pergi ke Palembang, daerah Kertapati, meminjam sepeda motor dari seorang teman" kata Asri.



BACA JUGA : Pria Ini Mengiris Wajah Mantan Pacarnya Karena Dia Ingin Putus Dengannya

Setelah itu, dia pergi ke daerah Betung, Kabupaten Banyuasin. Dia melanjutkan ke Lubuk Linggau, Kabupaten Lahat, dan kembali ke Ogan Ilir.

"Selama empat hari, saya melewati 3 kabupaten karena saya terus dihantui oleh roh korban" katanya.

Ketika tiba di Kabupaten Ogan Ilir, Asri datang ke rumah kerabatnya. Di sana, dia disarankan untuk menyerahkan diri dan bertanggung jawab atas tindakannya.



BACA JUGA : 10 Tentara India Tewas Terkena Ledakan Bom di Kashmir, India

“Keluarga berkumpul ketika saya di rumah. Pada akhirnya, saya disarankan untuk menyerahkan diri dan dibawa ke sini (kantor polisi)” akunya.

Ternyata alasan Asri membunuh dan memperkosa korban adalah karena hutang narkoba. Asri mengatakan bahwa Inah berutang uang dari narkoba padanya. Asri sendiri adalah pengedar narkoba. Setiap kali dia bertanya pada Inah tentang hal itu, Inah selalu menghindarinya, yang membuatnya marah.

“Setiap kali saya bertanya tentang hal itu, dia selalu marah. Dia berhutang ke saya IDR 5 juta, dan semua itu hasil dari narkoba” katanya.

Asri mengatakan bahwa Inah selalu membuat alasan ketika dia datang untuk meminta uangnya. Pada akhirnya, Asri, yang merupakan kekasih korban, memanggil Inah untuk datang ke rumahnya di Desa Talang Taling, Kabupaten Muara Enim. Di sana, Inah terpaksa membayar utangnya. Karena tidak punya uang, Asri akhirnya memperkosa dan membunuhnya.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...