news24xx.com
News24xx

Kriminal

Bandara Brisbane di Australia Terpaksa Ditutup Ditengah Kepanikan yang Disebabkan Oleh Adanya Teror Bom

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Salah satu bandara tersibuk di Australia, Bandara Brisbane, ditutup setelah seorang pria membuat keributan dengan mengancam dengan pisau dan juga menyebarkan ancaman bom di tengah area restoran untuk menyebarkan kepanikan pada Sabtu, 2 Februari 2019. Komisioner polisi Queensland Ian Stewart mengatakan, dia menerima laporan bahwa seorang pria Arab telah mengancam seorang wanita di bandara.

Polisi kemudian menanggapi laporan itu. Setelah tiba di tempat kejadian, mereka menemukan "perangkat yang mencurigakan" dan segera memutuskan untuk menutup bandara. Setelah menyelidikinya, perangkat itu ternyata tidak berbahaya sama sekali. Menurut Stewart, bentuk alat yang rumit tersebut membuat mereka tertipu.



BACA JUGA : Seorang Pria Ditangkap Pihak Kepolisian Inhil Dengan Tuduhan Menghina Bupati Inhil HM Wardan di Facebook

Berdasarkan foto yang dikeluarkan oleh polisi, objek tersebut terlihat seperti kotak hitam dengan kabel yang tergantung di bawahnya. Petugas akhirnya membuka kembali bandara setelah dua jam penyelidikan. Sementara itu, pria yang menyebarkan teror itu ditangkap dan akan diadili atas tuduhan menyebarkan teror pada Senin, 4 Februari 2019.

Ketakutan akan terorisme memang meningkat di dunia penerbangan Australia, terutama setelah pihak berwenang menggagalkan upaya untuk mengebom pesawat Etihad di Sydney pada 2017. Sejak itu, Australia telah melakukan pemeriksaan ketat di bandara, termasuk interogasi acak kepada para penumpang.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...