news24xx.com
News24xx

Pendidikan

Ternyata, Ini Dia Alasannya Mengapa Makanan yang Kita Masak di Wajan Bisa Lengket, Meskipun Wajannya Adalah Wajan yang Anti Lengket

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Hampir setiap orang memiliki masalah karena makanan yang lengket di wajan, terutama telur. Ternyata hal ini ada alasan ilmiahnya tersendiri. Siapa pun yang pernah menggoreng telur di wajan pasti pernah mengalami telur lengket di wajan sehingga sulit untuk membalik atau mengangkatnya. Ini bisa terjadi pada makanan lain. Seperti ikan dan ayam goreng.

Solusi untuk masalah umum ini di dunia memasak telah diatasi dengan penemuan wajan antilengket. Wajan itu sendiri dilapisi dengan bahan anti lengket sehingga makanan yang digoreng di wajan tidak akan lengket. Tapi ini saja tidak bisa menyelesaikan masalah. "Wajan dengan kualitas sebagus apa pun, masih tetap akan ada celah dan lubang halus di permukaan wajan itu ketika wajan itu dipanaskan" kata Joseph Provost, ahli bio-kimia dari University of San Diego.



BACA JUGA : Sebuah Studi Membuktikan Bahwa Makanan Instan Bisa Membuat Anda Lebih Cepat Gemuk Dibandingkan Dengan Makanan yang Dimasak

Dia menulis laporan 'The Science of Cooking Understanding: The Biology and Chemistry Behind Food and Cooking'. Dikutip dari Goodfood pada 12 Maret 2019 dalam laporan tersebut menjelaskan bahwa ketika panci dipanaskan, semua elemen panci itu akan mengembang. Ini membuat telur terperangkap dalam lubang kecil di permukaan wajan, sehingga itulah alasan mengapa telur bisa menempel di wajan.

Apalagi telur memiliki dua hal yang harus dihadapi. Pertama, cairan telur yang masuk melewati lubang-lubang kecil panci dan protein dari telur juga akan melakukan hal yang sama. 'Panas tinggi menyebabkan protein dalam makanan dan karbohidrat membentuk sebuah ikatan ke panci', jelas Halrold McGee dalam bukunya 'Keys to Good Cooking: A Guide to Making the Best of Foods and Recipes'

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...