news24xx.com
News24xx

Hiburan

Ini Dia Beberapa Nama yang Ternyata Ilegal Digunakan di Beberapa Negara di Seluruh Dunia

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Setiap negara memiliki undang-undang yang berbeda tentang penamaan. Misalnya, Anda dilarang memasukkan angka ke nama Anda dan ada batasan untuk berapa lama nama Anda bisa berlaku. Aturan seperti itu kadang-kadang diperlukan untuk mencegah orang tua memberi anak-anak mereka nama yang mengerikan dan memalukan. Beberapa negara bahkan lebih keras tentang peraturan mengenai penamaan ini sementara yang lain lebih lunak. Berikut adalah beberapa nama yang dilarang untuk digunakan dari seluruh dunia.

1. Nutella

Nama ini tidak diizinkan oleh seorang hakim di Perancis karena itu akan membuat bayi menjadi sasaran cemoohan. Pada akhirnya, bayi itu berganti nama menjadi Ella.

2. Prince William

Orang tua lain dari Perancis juga pernah ingin menamai anak mereka Prince William tetapi ditolak. Alasannya adalah nama tersebut akan menjadi bahan cemoohan.

3. Ikea

Ada orang tua di Swedia yang ingin menamai anak mereka dengan nama Ikea. Tetapi mereka malah menemukan bahwa Swedia tidak mengizinkan Anda untuk menamai anak Anda dengan nama perusahaan.

4. Saint, Price, King, dan Royal

Setiap nama yang menyerupai dengan gelar resmi kerajaan dilarang di Selandia Baru. Ini termasuk "Saint", "Prince" dan "King".

5. Chishi / Mizuko

Pasangan di Jepang pernah mencoba memberi nama anak mereka dengan kanji untuk "air" dan "anak", yang dapat dibaca "Chishi" atau "Mizuko". Tetapi generasi sebelumnya menggunakan kombinasi kanji ini untuk merujuk pada anak-anak yang telah meninggal di dalam rahim, apakah hal tersebut terjadi karena aborsi ataupun keguguran. Pasangan itu kemudian mengubah nama anak mereka dikarenakan hal tersebut.

6. Robocop, Scrotum dan Facebook

Ketiga nama ini termasuk di antara daftar nama yang dilarang di Sonora, Meksiko.

7. Thor

Portugal melarang nama-nama non-Portugis di negara mereka. Ada daftar sebanyak 82 halaman nama yang mereka larang. Termasuk dalam daftar ini adalah "Thor", "Nirvana", dan "Paris".

8. Venerdi

Ketika orang tua dari Italia ini ingin menamai putra mereka "Venerdi", yang berarti "Jumat" dalam bahasa Italia, mereka mendapatkan penolakan dari pengadilan, karena pengadilan berpikir bahwa nama itu "konyol" dan "memalukan". Sebaliknya, pihak pengadilan menyarankan mereka untuk memberi nama anak-anak mereka "Gregorio", nama orang suci yang hari kelahirannya sama dengan anak mereka.

9. Monyet

Di Denmark, orang tua harus memilih satu nama dari daftar 7000 nama yang disetujui boleh dipergunakan sebagai nama anak oleh pemerintah. Di antara nama yang dilarang adalah "Monyet", karena itu adalah binatang.

10. Mercedes dan Chanel

Nama merek dilarang di Swiss. Jadi, tidak peduli seberapa bagus atau mewah nama itu terdengar, jika sudah menjadi merek, maka Anda tidak dapat menggunakannya di negara ini.

11. Yudas

Swiss juga melarang nama yang berkaitan dengan agama. Ini termasuk "Yudas".

12. Schmitz

Jerman menolak penggunaan nama belakang sebagai nama depan. Contohnya adalah "Schmitz", yang merupakan nama belakang paling umum disana.

13. Peppermint dan Rock

Jerman juga menolak beberapa nama lain. Di antaranya adalah "Peppermint" karena akan menyebabkan ejekan dan "Rock/Batu" karena seorang anak tidak dapat diidentifikasi dengan suatu objek.

14. Sarah

Percaya atau tidak, nama "Sarah" dilarang di Maroko karena ejaannya terlalu Ibrani. Mereka harus memilih "Sara" sebagai gantinya.

15. @

Dilarang menggunakan simbol untuk nama di Cina. Orang tua yang ingin memberi nama anak-anak mereka dengan "@" telah memikirkannya karena dalam bahasa Cina, dilafalkan "ai-ta" yang sangat mirip dengan frasa yang berarti "mencintainya".

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...