news24xx.com
News24xx

Hiburan

Wanita Dari Australia Ini Terjerat Utang Hingga Mencapai Ribuan Dollar Karena Tergoda Dengan 'HP Gratis'

news24xx

Caitlyn Roe Caitlyn Roe

News24xx.com - Seorang wanita Australia yang tergoda oleh iming-iming telepon gratis, dikejar oleh penagih utang karena dia tidak mampu membayar utangnya sebanyak ribuan dolar dalam bentuk tagihan telepon. Kasus Caitlyn Roe terjadi setelah raksasa telekomunikasi pemasaran Telstra menawarinya telepon baru karena dia merupakan seorang pelanggan di perusahaan tersebut.

Roe (21 tahun), seorang Aborigin dan ibu dari seorang anak, dan juga dikenal sebagai pecandu dan tidak memiliki pekerjaan tetap. Sebelumnya, dia selalu menggunakan telepon prabayar, tetapi suatu hari Telstra menelepon dan menawarkan telepon "gratis" jika dia ingin membuat kontrak dengan perusahaan tersebut.

Dia kemudian pergi ke outlet Telstra terdekat di kota tempat dia tinggal, Broome, Australia Barat, untuk menandatangani kontrak jangka panjang tersebut. "Pada awalnya, saya bisa membayar tagihan bulanannya" katanya. "Tapi setelah menggunakan semua data yang disediakan, tagihan telepon tersebut akan mulai meningkat. Tidak ada yang menjelaskan sebelumnya mengenai biaya tambahan untuk penggunaan data tersebut"

Tagihan teleponnya hampir mencapai AUD 2.200 yang tentu saja tidak bisa ia bayar. Yang kemudian membuatnya harus berurusan dengan penagih utang yang mengancam akan membawanya ke pengadilan. "Saya sangat takut, saya pikir saya akan masuk penjara karena saya tidak bisa membayar tagihannya" katanya.

Setelah banyak diketahui oleh masyarakat, Michael Ackland dari bagian konsumen dan bisnis Telstra yang dihubungi oleh ABC menyampaikan permintaan maafnya kepada Caitlyn Roe. Dia mengakui bahwa ada kesalahan dalam proses penanganan kasus Roe. "Sebenarnya, tagihan Roe sudah diputihkan secara internal tetapi ini tidak diproses dengan benar sehingga hutangnya berakhir dengan surat dari kolektor" kata Ackland.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...