news24xx.com
News24xx

Travel

Menyeramkan! Bukan Hanya Disuguhi Pemandangan Yang Indah, Di Gunung Everest Ternyata Pendaki Ada Banyak Deretan Mayat

news24xx

One spot of death body in Everest Mount One spot of death body in Everest Mount

News24xx.com

Saat mendaki Gunung Everest, kebanyakan orang mungkin akan mengira bahwa mereka hanya akan menikmati pemandangan-pemandangan indah yang disuguhkan.

Namun, ternyata bukan hanya pemandangan yang indah, di gunung Everest kamu juga akan menemukan banyak mayat yang tergeletak di sekitar Gunung Everest.

Mayat-mayat ini merupakan pendaki yang tewas selama mendaki gunung Everest.

Mengerikannya, tubuh para pendaki yang meninggal di Gunung Everest tersebut tak bisa dibawa turun, karena keadaan geografis area mereka meninggal.

Mereka hanya diletakkan di sana dan menjadi penanda jalan bagi pendaki yang tersesat.

Dilansir dari TribunTravel.com, berikut adalah daftar 6 mayat yang akan kamu temui saat mendaki Gunung Everest.

1. Green Boots

Tsewang Paljor, seorang pendaki asal India yang dikenal dengan sebutan Green Boots. Mayatnya menjadi terkenal di Gunung Everest, karena beberapa pendaki menggunakan tubuh mayat ini untuk mengukur jalan mereka ke puncak.

2. Sleeping Beauty

Francys Arsentiev, seorang pendaki Amerika yang kehilangan nyawanya karena radang dingin saat terpisah dari suaminya di gunung tersebut pada 1999. Pasangan tersebut mendaki puncak tanpa oksigen tambahan dan turun saat bencana melanda.

Suaminya meninggal terjatuh dari tebing tapi tidak ada yang tahu di mana. Selama bertahun-tahun, jenazahnya dibalut jaket ungu yang ia kenakan. Karena mayatnya tergeletak begitu saja di tempat terbuka,  dia diberi nama Sleeping Beauty.

3. Tubuh Pendaki Pertama

George Mallory sebenarnya merupakan orang pertama yang hampir berhasil melakukan ekspedisi gunug Everest. Ia melakukan ekspedisinya pada tahun 1924. Sayangnya, ia tak berhasil bertahan, iapun kehilangan nyawanya dan tidak dapat diidentifikasi hingga tahun 1999.

Seandainya George bertahan, dia pasti dikenal sebagai orang pertama yang berhasil mencapai puncak.

4. Hannelore Schmatz

Pendaki Jerman, Hannelore Schmatz kehilangan nyawanya karena radang dingin pada 1976.

Beberapa orang mengatakan Schmats mencoba mencapai kamp tapi ia berhenti pada ketinggian 330 kaki dari perkemahan karena kelelahan.

5. Lembah Pelangi

Jika kamu menaiki puncak Everest dari arah Timur Laut, maka kamu akan menemukan sejumlah mayat pendaki.

Jaket mereka yang berwarna-warni membuat kawasan ini dijuluki lembah pelangi.

6. Marco Siffredi

Snowboarder Prancis, Marco Siffredi, adalah orang pertama yang berhasil snowboard menuruni Everest pada 2001.

Namun, saat mencapai Hornbein Coulier, dia terperosok dan tewas.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...