news24xx.com
News24xx

Nasional

Undangan Sudah Disebar, Tenda Sudah Pasang, Makanan Sudah Dihidang, Pernikahan Ini Dibubarkan Pihak Berwenang

news24xx

The celebration in Mojokerto was dissolved The celebration in Mojokerto was dissolved

News24xx.com - Video pembubaran hajatan nikahan di Desa Mojokarang, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto menjadi viral di medsos. Video ini menuai pro dan kontra dari para netizen.

Video viral ini diunggah akun Akhmad Fathoni Assookoi pada Rabu (25/3) pukul 20.12 WIB. Sampai pagi ini, video berdurasi 2 menit 9 detik itu sudah disukai 1.481 kali serta menuai 346 komentar dari warganet. Pembubaran hajatan itu terjadi di Desa Mojokarang pada Rabu (25/3) malam.

Baca Juga: Gempa Guncang Bukittinggi, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Panik

Dalam video itu tampak Kepala Desa Mojokarang bersama Kapolsek Dlanggu AKP Airlangga Pharmady dan 3 polisi berseragam membubarkan hajatan saat ramai tamu undangan. Hajatan nikahan ini dibubarkan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Video viral ini menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Banyak di antara netizen yang kasihan dengan penyelenggara hajatan karena terlanjur menyiapkan tenda, dekorasi dan makanan bahkan menyebarkan undangan. Ada juga yang menyayangkan sikap Pemerintah Desa Mojokarang tidak melakukan pelarangan sebelum hajatan digelar.

"Harusnya dr pihak kelurahan melakukan himbauan sblm hari H, krn pastinya dikelurahan sdh mengetahui dr awal kl maw ada acara resepsi. Kasihan yg punya hajat jg sdh keluarkan banyak uang," akun Nur Cahaya berkomentar pada video viral itu.

Baca Juga: Anies Sudah Antisipasi Corona Sejak Januari, Saat Pemerintah Pusat Ajak Rakyat Tenang

www.jualbuy.com

Banyak pula netizen yang mendukung pembubaran hajatan nikahan tersebut. Warganet menyarankan agar masyarakat menunda acara hajatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kapolsek Dlanggu AKP Airlangga membenarkan pembubaran hajatan itu dilakukan di Desa Mojokarang kemarin malam. Namun, dia menampik melakukan pembubaran hajatan nikahan tersebut.

"Bukan dibubarkan, tapi diimbau oleh Pak Kades dan warga mau membubarkan diri dengan sukarela," tandasnya.

 

NEWS24XX.COM/CTR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...