news24xx.com
News24xx

Politik

Wilayah Riau Pesisir Jadi Wilayah Paling Empuk Dalam Pemilihan Gubernur Riau 2018

news24xx

The area of Riau coastal being the best base voters for candidate of Riau Governor The area of Riau coastal being the best base voters for candidate of Riau Governor

News24xx.com -  Persaingan dalam merebut kursi Gubernur Riau diprediksi akan berlangsung ketat. Sebab para kandidat yakin menang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.


Menurut pengamat politik Jupendri, peta persaingan para calon Gubernur Riau masih belum ada yang mendominasi.

"Kita masih melihat seperti tanah datar, semua calon sangat percaya diri untuk bisa menang," katanya.


Keempat pasang calon tersebut Andi Rachman-Suyatno (Golkar, Hanura, PDIP), Lukman Edy-Hardianto (PKB, Gerindra), Firdaus MT-Rusli Efendi (Demokrat, PPP), kemudian Syamsuar-Edy Natar (PKS, Nasdem, PAN).


Dekan Fakultas Ilmu Komukasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ini mencoba memetakan kekuatan masing-masing calon.

"Dari sisi geografis Riau, wilayah pesisir menjadi wilayah yang paling banyak diperebutkan," katanya.


Syamsuar diprediksi akan memperoleh banyak suara dari Siak sebab dirinya masih berstatus Bupati disana.

Lalu di Kepulauan Meranti, juga Syamsuar dipercaya meraup banyak dukungan, sebab ia pernah menjadi Pejabat Bupati Sementara disana. Meski nantinya suara dari Meranti akan terbagi dua sebab Hardianto, wakil dari Lukman Edy berasal dari Suku Akit yang mendiami sebagian Meranti dan Bengkalis.


Sementara Syamsuar yakin akan mendapatkan dukungan suara di Rokan Hilir, sebab ia lahir disana.

"Tetapi wilayah Rokan Hilir akan diperebutkan oleh Syamsuar, Suyatno, dan Rusli Efendi. Sebab ketiganya berasal dari Negeri Seribu Kubah tersebut. Namun Suyatno yang merupakan pasangan Andi Rachman yang akan paling beruntung, sebab ia masih berstatus sebagai Bupati Rokan Hilir. Jadi Syamsuar dan Rusli Efendi hanya mendapatkan sisa suara saja," ujarnya.


Kemudian untuk wilayah Pekanbaru, dukungan suara juga akan terbagi dua antara Firdaus MT dengan Andi Rachman.


"Firdaus MT sebagai walikota memang diuntungkan, tetapi dari faktor ketokohan, Andi Rachman yang keluarganya juga dikenal oleh masyarakat luas di Pekanbaru juga akan mendapatkan perolehan suara yang cukup besar. Jadi bisa dipastikan, warga Pekanbaru sendiri tidak akan semuanya memilih Firdaus," katanya.


Dan sebagai putra daerah, Lukman Edy diprediksi mampu memperoleh banyak suara di Indragiri Hilir (Inhil) .

Demikian juga Edy Natar, yang disebut mampu menambah dukungan suara untuk Syamsuar di Rokan Hulu (Rohul).


"Kalau berbicara partai yang menang di Pilkada sebelumnya, maka Andi Rachman sebagai Ketua Golkar Riau dapat perolehan suara terbanyak dari Inhil dan Rohul. Demikian juga dari Pelalawan, Indragiri Hulu, Bengkalis, termasuk juga Siak sebenarnya, maka partai Golkar akan berusaha memenangkan Andi Rachman," sebutnya.


Sebagai tokoh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rusli Efendi dapat memperkuat suara untuk Firdaus MT dari Kampar.


"Karena Bupati Kampar dari PPP, Kuansing juga PPP sudah jelas jadi basis untuk Firdaus MT. Disamping juga Firdaus sebagai tokoh Kampar," sebutnya.


Namun yang menarik adalah Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi yang merupakan kader Partai Keadilan Sosial (PKS). Maka suara warga Pekanbaru kemungkinan juga akan memilih Syamsuar-Edy Natar.

"Jadi sebenarnya Pemilihan Gubernur Riau masih menarik untuk disimak. Karena tidak ada yang mendominasi lumbung suara, termasuk sang incumbent Andi Rachman. Sekarang para calon hanya butuh pendekatan untuk meraih simpati masyarakat, jika ingin menjadi seorang pemimpin," katanya. 

 

 

 

 

News24xx.com/par/dev

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...