news24xx.com
News24xx

Economy

Penguatan Dollar Terhadap Rupiah Membuat Harga Barang Elektronik Meningkat

news24xx

Penguatan Dollar Terhadap Rupiah Membuat Harga Barang Elektronik Meningkat Ilustrasi

News24xx.com - Menguatnya nilai tukar dollar terhadap rupiah yang ditutup dengan angka Rp 14.362 pada hari ini Kamis, 5 Juli 2018. Disebutkan bahwa ini juga berpengaruh terhadap meningkatnya harga sejumlah barang-barang kebutuhan seperti barang elektronik.

 

Saat dilakukan pemantauan langsung ke pedagang di kota Pekanbaru, dengan menguatnya dollar ini ternyata belum berpengaruh pada juga meningkatnya sejumlah barang elektronik.

 

Seperti yang diungkapkan penjual barang elektronik yang berada di jalan Harapan Raya kota Pekanbaru. "Memang saat ini nilai rupiah melemah, atau dengan kata lain nilai dollar yang menguat, tapi kita belum menaikkan sejumlah harga penjualan barang kita sejak bulan kemaren hingga saat ini. Atau juga pada saat perayaan hari raya lebaran kemaren juga tidak kita naikkan," ungkap Mimi selaku penjual pada Kamis, 5 Juli 2018.

 

"Kalo untuk kenaikkan sebenarnya telah lama naik harganya. Itu dilakukan sejak awal triwulan kedua kemaren. Tapi harga itu naiknya sekitar Rp500 ribu hingga Rp 800 ribu," ungkapnya.

 

"Kemudian saat perayaan lebaran kemaren malahan kita menurunkan harga penjualan unit untuk beberapa jenis barang kita," ungkapnya lagi.

 

"Memang ada beberapa yang masih tetap, tapi itu tergantung beberapa merek saja. Sedangkan barang yang biasanya terkenal dan laku dipasarkan seperti LG, Polytron, Panasonic, Sharp, dan beberapa lainnya masih tetap harganya," terangnya.

 

"Kalo untuk type seperti lemari es, mesin cuci, AC, harganya masih tetap. Sedangkan untuk Televisi harganya malah turun," lanjutnya.

 

"Saat ini penjualan masih begitu-begitu saja, tidak ada tambahan peningkatan penjualan, apalagi untuk pembelian secara kredit, malahan nggak ada," ungkapnya.

 

"Kalo dilihat, ini berpengaruh bukan karena naiknya nilai tukar rupiah terhadap dollar, tapi masyarakat sendiri yang masih menahan untuk berbelanja. Dan kalo tentang banyaknya pesaing seperti adanya Mal yang khusus menjual barang-barang kebutuhan elektronik, juga bukan berpengaruh terhadap penjualan kita," ungkapnya.

 

"Sebagian masyarakat tau kok, kalo harga sejumlah barang elektronik kita masih dibawah dari harga yang diletakkan penjual-penjual yang lain," katanya.

 

"Dan selain menahan diri untuk berbelanja, masyarakat mungkin belum ada berkeinginan untuk menambah unit-unit barang elektronik di rumahnya, seperti yang selama ini kerap terjadi pada penjualan kita. Atau mungkin juga selagi masih bisa diperbaiki atau diservis, mereka nggak membeli barang-barang elektroniknya," katanya.

 

 

News24xx.com/fik/red

(***)

NEWS24XX.COM

Bisa dibaca dalam bahasa English dan 100 bahasa Internasional lainnya




Loading...
loading...