news24xx.com
News24xx

Nasional

Suhu Dingin yang Dialami Oleh Orang-Orang di Pulau Jawa Belakangan Ini Berasal Dari Australia

news24xx

Illustration Illustration

News24xx.com - Banyak yang menanyakan tentang suhu dingin di berbagai kota di pulau Jawa. Apakah fenomena ini ada hubungannya dengan aphelion atau posisi terjauh Bumi dari Matahari di setiap bulan Juli.

Isu-isu terkait yang menjadi viral, Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memberikan penjelasan, seperti yang diungkapkan oleh Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin, Jumat, 6 Juli 2018 kepada media.

"Suhu udara dipengaruhi oleh distribusi panas di Bumi karena perubahan tahunan dalam posisi Matahari. Saat ini Matahari berada di belahan bumi utara, sehingga belahan bumi selatan mengalami musim dingin" kata Thomas.

Melanjutkan, tekanan udara di belahan bumi selatan juga lebih tinggi dari belahan bumi utara. Akibatnya, angin bertiup dari selatan ke utara. "Angin ini juga mendorong awan menjauh ke utara sehingga di Indonesia mengalami musim kemarau" katanya.

"Di Indonesia pada musim kemarau angin bertiup dari Australia yang sedang berada dalam musim dingin, itulah mengapa orang di Jawa mengalami suhu dingin" Thomas menambahkan.

Dengan demikian, itu tidak ada hubungannya dengan aphelion, karena perubahan jarak dari Matahari ke Bumi tidak secara signifikan mempengaruhi suhu permukaan Bumi.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...