news24xx.com
News24xx

Advertorial Indragiri Hilir

Sektetaris Daerah Indragiri Hilir Pimpin FGD Solusi Meningkatkan Harga Jual Kelapa Petani

news24xx

Regional Secretary of Indragiri Hilir leading the FGD solutions to increase selling prices of coconut Regional Secretary of Indragiri Hilir leading the FGD solutions to increase selling prices of coconut

News24xx.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H Said Syarifuddin SE MP MSn memimpin Forum Group Discussion (FGD) di Aula Lantai 5 Sekretariat Daerah (Setda) Inhil Jalan Akasia Nomor 1 Tembilahan, Selasa, 25 Agustus 2018 sore.

Pada kesempatan itu, Sekda didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil H Darussalam MM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhil Drs H Afrizal MP, Plh Asisten Administrasi Umum RM Sudinoto MM.

Tampak hadir pula Ketua Komisi I DPRD Inhil H Yusuf Said, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Inhil H Tantawi Jauhari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Inhil H Yulizal, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Ahli Kelapa Dunia Prof Wisnu Gardjito, Ahli Pemrakarsa Pembangunan EBT Horiswono Adhi, aktivis mahasiswa Inhil, dan tamu undangan.

Sebelum dilaksanakannya FGD ini telah dilakukan Vision Workshop (Revolusi Industri Kelapa Inhil) pada pagi hari di Gedung Daerah Engku Kelana Jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, dengan mengangkat tema yang sama, yaitu "Solusi Meningkatkan Harga Jual Kelapa Petani."

Saat ditemui, Sekda Inhil mengatakan bahwa FGD ini ditujukan untuk mendalami Vision Workshop. "Jadi FGD ini untuk mempertajam apa yang diseminarkan tadi. Seminar tadi membahas bagaimana strategi kita untuk menaikkan harga kelapa. Dan di dalam FGD ini kita berdiskusi dengan menampung masukan ataupun saran-saran dari pihak-pihak terkait agar kita dapat melakukan kerjasama antara pemerintah dengan Profesor Wisnu," paparnya. 

Said Syarifuddin menjelaskan bahwa pihaknya telah banyak juga berbincang mengenai cara pengolahan kelapa-kelapa, mulai dari produksi rumah tangga, BUMdes, koperasi desa agrobisnis, hingga ekspor.

"Kita berharap tahun depan kita sudah ready, sudah bisa melaksanakan segala rencana mengenai pengolahan kelapa ini," tutupnya.

 

 

 

 

NEWS24XX.COM/ADV

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...