news24xx.com
News24xx

Mode

Recycle Sampah, Kelompok Ibu-Ibu Ini Tembus Hingga Mancanegara

news24xx

Source: BBC.com Source: BBC.com

News24xx.com

Sampah kaleng, plastik, paralon yang biasanya hanya dibuang begitu saja. Namun, sampah-sampah itu mampu diolah oleh ibu-ibu kelompok pengolah sampah asal Dusun Banyunganti Kidul, Desa Kaliagung, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta, menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi. Bahkan, tak tanggung-tanggung produk ini mampu menembus hingga mancanegara.

 

Isna, warga Kulonprogo, Yogyakarta, berbekal pelatihan yang dia ikuti, bersama anggota kelompok pengolah sampah mandiri,  mampu mengubahnya menjadi barang yang bernilai ekonomi.

Isna, yang menjabat sebagai ketua KPSM Bunda Mandiri, mengubah sampah kaleng menjadi hiasan rumah yang sangat menarik. Sampah yang didaur ulang oleh kelompoknya, yakni sampah an-organik jenis kaleng dan plastik.

“Untuk pembuatan kerajinan kaleng bekas ini tidaklah sulit, hanya perlu ketelatenan dan kehati-hatian, agar potongan-potongan kaleng itu tidak melukai tangan,” ujarnya.

Kerajinan ini pun bervariasi; mulai dari bunga, miniatur hewan, serta kendaraan bermotor.

"Harga sebuah kerajinan kaleng bekas berkisar antara Rp35 ribu hingga Rp700 ribu, tergantung bentuk, ukuran, dan tingkat kesulitannya," ujarnya.

Menurutnya, dengan membuat kerajinan ini, setidaknya ibu-ibu yang biasanya mengurus rumah tangga bisa mendapatkan pendapatan tambahan dengan memanfaatkan limbah sampah ini.

Sayangnya, diakui Isna, meski memiliki prospek yang menjanjikan, usaha kerajinan ini masih terkendala peralatan yang masih seadanya.

 

NEWS24XX.COM/CTR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages


Berita Terkait

Loading...
loading...