news24xx.com
News24xx


Kriminal

Tak Bermoral! Demi Menonton Video Tak Senonoh Seorang Ayah Tega Jual Anak Sendiri

news24xx

Photo : Internet Photo : Internet

News24xx.com - Seorang ayah seharusnya menjalankan tanggung jawab memberi nafkah dan menyayangi anak sendiri dengan baik. Namun, hal tersebut tidak terjadi dengan seorang ayah yang berasal dari Tiongkok ini. Ia tega jual anaknya sendiri. seharga Rp. 160 juta. Uang itu lalu digunakannya hanya untuk mendukung seorang vlogger wanita di acara video livestream wanita itu.

Dilansir dari DailyMail pada (12/11/2019) pria dari provinsi Fujian di Tiongkok itu memiliki satu putra dan satu putri. Ia ternyata juga memiliki kisah miris di balik penjualan anaknya.

Ia mengklaim bahwa istrinya telah menghilang dan mengaku tidak lagi mampu membesarkan kedua anaknya.

Dia menghadapi tuduhan perdagangan anak setelah memperdagangkan anak gadisnya di bulan Februari lalu.

Menurut laporan kasus tersebut, ayah dari gadis yang dijual itu bernama Lu, ia diduga diperkenalkan kepada seorang pembeli oleh dua perantara awal tahun ini.

Keluarga pembeli, yang dikenal dengan nama Chen, tinggal di kota Fuzhou, yang berjarak 110 kilometer dari kota kelahiran Lu.

Bapak dan Ibu bernama Chen ini diketahui menderita masalah kesuburan.

Putra mereka meninggal pada tahun 2017 yang lalu, oleh karena itu mereka berharap untuk mengadopsi seorang anak.

Keluarga Chen bertemu Lu untuk pertama kalinya pada awal tahun ini  untuk melihat foto dan video anaknya.

Chen lalu segera memutuskan untuk 'mengadopsi' anaknya.

Mereka pun membayar salah satu vlogger wanita yang membuat livestreaming dengan tema memakan pisang dengan uang sebanyak 80.000 yuan (Rp. Rp. 160 juta). Uang itu dibayarkan sebagai 'biaya makanan' dan menandatangani kontrak 'adopsi' dengan sang ayah.

Kesepakatan ilegal terungkap pada bulan Mei lalu ketika keluarga Chen mencoba mengajukan kartu identitas untuk gadis yang mereka adopsi menggunakan akta kelahiran palsu.

Kejaksaan Rakyat Distrik Jin'an di Fuzhou, Tiongkok telah mengajukan tuntutan terhadap Lu dan orang yang bersangkutan.

Pasar livestream di Tiongkok memiliki pusaran uang bernilai sekitar 13,1 miliar yuan (Rp. 26 Milyar).

Host dan vlogger di situs video livestream tersebut biasanya mencari nafkah dengan mendapatkan tips uang dari para fans-nya.

Pihak berwenang di Tiongkok diyakini telah memperketat kontrol industri live-streaming ini.

Hal ini dilakukan agar vlogger tidak menjebak dan membuai para penggemar atau penontonya untuk mendonasikan uang mereka dengan memakai pakaian seronok dan perilaku menggoda.
 



Index of News


Berita Terkait

Loading...
loading...