news24xx.com
News24xx


Internasional

Tragedi Mengerikan; Gunung Berapi Di Selandia Baru Meletus, Puluhan Turis Mengalami Luka Bakar Serius

news24xx

Photo : Internet Photo : Internet

News24xx.com

Tiga warga Australia diyakini termasuk di antara lima yang tewas setelah gunung berapi meletus di Pulau Putih Selandia Baru, kata Perdana Menteri Scott Morrison pagi ini.

Tim pencarian hari ini mati-matian berusaha menjangkau delapan orang yang telah meninggal di pulau itu. Menyadari besarnya bencana gunung berapi itu, para pejabat mengatakan tidak berharap menemukan orang yang selamat. Beberapa dari korban kemungkinan merupakan orang Australia karena 11 orang Aussie masih belum diketahui keberadaannya.

Empat puluh tujuh orang dari Australia, Inggris, AS, Malaysia dan Cina sedang melakukan tur gunung berapi 50km dari pulau utara Selandia Baru tepat pada saat gunung meletus mengeluarkan abu besar dan uap pada pukul 2.11 siang pada hari Senin.

Tiga puluh empat orang berhasil keluar dari pulau dengan helikopter atau perahu. Dimana semua orang selamat tersebut menderita berbagai luka. Hingga tiga puluh satu orang dari korban selamat tersebut masih dirawat dirumah sakit.

Paramedis bahkan trauma oleh cedera mengerikan yang mereka saksikan, beberapa korban dilaporkan menderita luka bakar hingga 90 persen dari tubuh mereka.

Baca Juga: Serangan Rasisme; Beri Hormat ala Nazi dan Hina Pria Kulit Hitam, Suami Istri Ditangkap

Seorang Selandia Baru yang sedang dalam tur perahu di sekitar pulau itu menceritakan bagaimana dia menarik orang-orang dari laut setelah mereka mati-matian berlari ke dalam air untuk menghindari panasnya letusan.

Geoff Hopkins, 50, mengatakan: "Saya tidak berpikir ada orang yang datang yang tidak terbakar parah. Wajah mereka dibakar secara besar-besaran. Pakaian mereka terlihat bagus, tetapi ketika Anda memotongnya ... Saya belum pernah melihat lepuh seperti itu. '

Dia mengatakan kapalnya menarik 23 orang dan berlari mereka kembali ke daratan, menuangkan air ke luka bakar mereka dan menutupi mereka dengan selimut ketika mereka menjerit kesakitan. Dia mengatakan lima dalam kondisi kritis.

Tiga belas warga Australia diketahui dirawat di rumah sakit dan 11 orang tidak diketahui, kata Morrison kepada wartawan di Sydney, Selasa pagi.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan pagi ini bahwa polisi dan layanan darurat fokus pada pemulihan delapan mayat, yang akan menambah jumlah korban jiwa menjadi 13.


NEWS24XX.COM/CTR



Index of News


Berita Terkait

Loading...
loading...