news24xx.com
News24xx


Internasional

Setelah China, Giliran Rusia yang Curiga Virus Corona Senjata Biologi Buatan Amerika

news24xx

After China, a Russian turn suspicious of Corona Virus made in American biological weapons After China, a Russian turn suspicious of Corona Virus made in American biological weapons

News24xx.com - Bukan cuma China, kecurigaan bahwa virus Corona adalah senjata kimia buatan Amerika Serikat, kembali muncul. Kali ini, kecurigaan itu datang dari Rusia. Rusia mengaku prihatin dengan pengembangan laboratorium senjata biologi yang didanai Departemen Pertahanan AS atau Pentagon, ketika dunia sedang memerangi pandemi mematikan ini.

"Kami memiliki pertanyaan untuk Amerika. Akan sangat menyenangkan mendengar pembenaran mereka dengan menempatkan begitu banyak laboratorium dekat Rusia dan China, daripada memainkan propaganda Corona," lontar pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia, dilansir viva dari sputniknews, Senin 30 Maret 2020.

Baca Juga: Serangan Rasisme; Beri Hormat ala Nazi dan Hina Pria Kulit Hitam, Suami Istri Ditangkap

Sumber di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengecam pihak berwenang AS karena menyalahkan China atas penyebaran wabah Corona dan memanipulasi data virus mematikan tersebut. Rusia juga menuduh AS memutarbalikkan krisis kesehatan global menjadi serangan politik.

Pejabat tersebut mengakui Rusia tidak memiliki informasi yang dapat dipercaya tentang peran Amerika Serikat dalam kemunculan virus mematikan itu yang pertama kali dilaporkan di Wuhan, China pada Desember tahun lalu. Namun, pejabat itu menyebutkan bahwa globalisasi membuat penularan Corona hanya dalam hitungan jam.

"Dengan demikian, nada menuduh yang ditujukan terhadap Beijing oleh Washington benar-benar membingungkan," tambahnya lagi. 

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Asal Muasal Amonium Nitrat yang Sebabkan Ledakan Besar di Beirut

www.jualbuy.com

Seperti diketahui, China menuding personel militer AS yang mungkin telah membawa Virus Corona ke kota Wuhan di Provinsi Hubei. Diduga, hal itu terjadi selama Pertandingan Dunia Militer yang digelar pada Oktober 2019 lalu.

Namun Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa kali memilih menyebut virus corona sebagai "virus China". Sementara Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menyebutnya "virus Wuhan", yang membuat Beijing tersinggung.

Presiden dan menteri luar negeri AS mengecam China karena kegagalannya dalam penanganan awal wabah tersebut. Tetapi juru bicara China sama sekali menolak gagasan bahwa mereka kurang transparan tentang apa yang sedang terjadi.


NEWS24XX.COM/FIR



Index of News


Berita Terkait

Loading...
loading...