news24xx.com
News24xx

Internasional

Kisah Memilukan Bocah 10 Tahun Yang Berjuang Lebih Keras Menjajakan Jualannya Akibat Pandemi Corona

news24xx

Dong tried hard to make money to support his grandmother and grandfather Dong tried hard to make money to support his grandmother and grandfather

News24xx.com

Terlepas dari meluasnya pertumbuhan Covid-19 di berbagai negara, bocah lelaki berusia 10 tahun yang rajin ini masih bersikeras mengendarai becaknya untuk menjual sayuran setiap hari demi menghidupi keluarganya.

Anak itu bernama Dong. Ia berasal dari Songkhla, Thailand. Menurut Sin Chew Daily, Dong menjual sayur-sayuran untuk menghidupi keluarganya yang terdiri dari seorang nenek berusia 56 tahun, seorang nenek buyut berusia 89 tahun dan seorang kakek buyut berusia 96 tahun yang sudah sakit-sakitan.

Baca Juga: Akibat Pandemi 672 Juta Anak Di Seluruh Dunia Terancam Hidup Dalam Kemiskinan

Setelah neneknya menanam sayuran, Dong mengendarai becaknya dan menjual hasilnya untuk menghidupi kakek neneknya. Tapi ini bukan hal baru bagi Dong. Anak kecil itu dilaporkan sudah mulai berjualan sayuran sejak ia masih duduk di kelas satu.

Sayangnya karena pandemi, bocah malang itu harus berjuang lebih untuk menghasilkan uang. Terutama setelah Thailand mengumumkan akan memperpanjang penutupan secara nasional hingga akhir Mei.

Baca Juga: Baru Dilonggarkan Sedikit, 98 Warga Malaysia Ditangkap Karena Berkumpul, Ini Hukumannya

www.jualbuy.com

Meskipun demikian, bocah pekerja keras itu menolak untuk berhenti. Bahkan dengan lebih sedikit pejalan kaki di jalanan dan bisnis yang anjlok, Dong tetap bersikeras menjual sayurannya di mana pun dia bisa memenuhi kebutuhan hidup.

Ketika Perdana Menteri Thailand mendengar cerita Dong, ia segera menghubungi pemerintah setempat untuk menawarkan bantuan. Sejak itu, pejabat Songkhla telah mengatur agar persediaan hidup dikirimkan ke keluarga Don dengan jaminan penuh bahwa keluarga akan disediakan sampai akhir epidemi yang menakutkan ini.


NEWS24XX.COM/CTR

 



Index of News


Berita Terkait

Loading...
loading...