news24xx.com
News24xx


Internasional

Berbagai Kisah Menyedihkan Orang Asia di Amerika Selama COVID-19: 'diludahi, dipukul dan dikata-katai' 

news24xx

Members of the Asian American Commission gathered in Massachusetts condemning all forms of racism. Members of the Asian American Commission gathered in Massachusetts condemning all forms of racism.

News24xx.com - Serangan terhadap orang-orang Asia Timur yang tinggal di AS meningkat selama pandemi, hal ini mengungkap kenyataan betapa tak nyaman menyandang identitas sebagai orang Asia ataupun China di Amerika.

Seperti kisah Tracy Wen Liu, meskipun dia tidak dilahirkan di AS, Tracy Wen Liu dalam kehidupan sehari-harinya merasa "menjadi warga negara Amerika".

Dia menyaksikan pertandingan sepak bola, menonton Sex and the City, dan menjadi tenaga relawan di tempat penyaluran bahan makanan.

Baca Juga: Serangan Rasisme; Beri Hormat ala Nazi dan Hina Pria Kulit Hitam, Suami Istri Ditangkap

Sebelum pandemi Covid-19, Liu, 31, tidak berpikir apa-apa tentang menjadi orang Asia Timur yang tinggal di Austin, Texas. "Jujur, saya pikir saya tidak terlalu menonjol," katanya.

Namun semua itu berubah. Merebaknya pandemi yang telah menewaskan lebih dari 100.000 orang di AS, membuat menjadi orang Asia di Amerika bisa menempatkan Anda sebagai sasaran - dan banyak orang, termasuk Liu, sudah merasakannya.

Dalam kasusnya, Liu mengatakan seorang temannya yang berasal dari Korea didorong dan diteriaki oleh beberapa orang di tempat berbelanja, dan kemudian diminta untuk pergi, hanya karena dia orang Asia dan mengenakan masker.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Asal Muasal Amonium Nitrat yang Sebabkan Ledakan Besar di Beirut

www.jualbuy.com

Di berbagai negara bagian termasuk New York, California, dan Texas, orang-orang dari Asia Timur diludahi, ditinju atau ditendang - dan dalam salah satu kasus bahkan ada yang ditusuk.

Terlepas dari apa yang dialami seperti kekerasan, perundungan, atau berbagai bentuk pelecehan sosial atau politik yang lebih berbahaya, lonjakan prasangka anti-Asia membuat banyak orang Asia - merujuk pada warga keturunan Asia Timur atau Asia Tenggara - bertanya-tanya apakah mereka pantas menjadi bagian dari masyarakat Amerika.



Index of News


Berita Terkait

Loading...
loading...