news24xx.com
News24xx


Internasional

Perusahaan Keamanan Siber Ungkap Data Pribadi Dari 91 Juta Pengguna Tokopedia Diperdagangkan Secara Online

news24xx

A cybersecurity firm finding evidence that 91 million users’ private information was put up online over the weekend A cybersecurity firm finding evidence that 91 million users’ private information was put up online over the weekend

News24xx.com - Sebuah perkembangan baru yang mengganggu terhadap kebocoran data pengguna Tokopedia yang sangat besar telah dilaporkan, dengan sebuah perusahaan keamanan dunia maya menemukan bukti bahwa 91 juta informasi pribadi pengguna dipasang secara online selama akhir pekan.

Pada bulan Mei, sebuah layanan pemantauan pelanggaran data melaporkan bahwa seorang hacker memperoleh data pribadi dari 91 juta pengguna Tokopedia, yang berisi informasi pribadi mereka, email, dan hash kata sandi, dan menjualnya di Darknet dengan harga US $ 5.000.

Baca Juga: Serangan Rasisme; Beri Hormat ala Nazi dan Hina Pria Kulit Hitam, Suami Istri Ditangkap

Kemarin, perusahaan cybersecurity Pusat Penelitian Keamanan dan Sistem Informasi Komunikasi (CISSReC) mengatakan seseorang - belum tentu peretas asli - yang telah mendapatkan data sensitif yang mengunggahnya ke forum web pada hari Jumat, tersedia bagi pengguna untuk mengunduh 8 kredit forum. Siapa pun dapat membeli 30 kredit forum seharga EUR8 (Rp130 ??ribu atau US $ 9).


"Kami melihat data dari 91.174.216 pengguna yang berisi nama lengkap, nama akun, email, toko online, tanggal lahir, nomor telepon, tanggal pendaftaran, serta data hash terenkripsi," kata Ketua CISSReC Pratama Persadha dalam sebuah pernyataan publik, menambahkan bahwa data berukuran 25,8 GB.

Hingga Minggu pagi, CISSReC mengatakan file itu diunduh oleh 58 pengguna, tetapi dihapus dari forum pada sore hari.

Tokopedia menegaskan bahwa data itu dienkripsi, sehingga sulit bagi siapa pun untuk mengakses bahkan jika telah bocor.

“Kami telah melaporkan hal ini kepada polisi dan kami memperingatkan semua yang terlibat untuk menghapus semua data yang dibeli melanggar hukum,” kata Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan Tokopedia Nuraini Razak.

Tetapi CISSReC percaya bahwa data yang bocor membuat 91 juta pengguna lebih rentan terhadap phishing dan penipuan.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Asal Muasal Amonium Nitrat yang Sebabkan Ledakan Besar di Beirut

www.jualbuy.com

“Dan melalui email dan nomor telepon mereka, penjahat dapat mengirim konten yang ditargetkan untuk memancing. Ini tentu berbahaya, ”kata Pramata.

Dia menambahkan bahwa insiden tersebut menyerukan agar Indonesia untuk memperkuat undang-undang perlindungan dunia maya dan datanya untuk menekan perusahaan-perusahaan negara dan swasta untuk mengambil perlindungan data pribadi dengan serius.



Index of News


Berita Terkait

Loading...
loading...