news24xx.com
News24xx


Ekonomi

Terkuak, Ternyata Harga Tanah di Indonesia Masih Jauh Lebih Tinggi Dibandingkan Dengan Negara Asia Tenggara Lainnya

news24xx

The prices in Indonesia were still relatively high than in other countries in Southeast Asia The prices in Indonesia were still relatively high than in other countries in Southeast Asia

News24xx.com - Direktur Deregulasi Penanaman Modal Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Yuliot menyebutkan harga-harga di Indonesia masih relatif tinggi. Seperti harga tanah mencapai USD 225 per meter kubik. 

Yuliot menyebutkan perlunya melakukan pemetaan untuk mengukur daya saing potensi investasi.

Sebagai perbandingan, harga tanah di Thailand yakni USD 215 per meter kubik, Filipina USD 127 per meter kubik, Malaysia USD 100 per meter kubik, dan terendah Vietnam USD 90 per meter kubik.

Baca Juga: Karyawan Berpenghasilan Kurang Dari Rp 5 Juta Akan Menerima Tunjangan Bulanan Sebesar Rp 600 Ribu Dari Pemerintah

Untuk itu, pemerintah melihat perlunya membuat kawasan industri dengan harga tanah yang kompetitif. Sehingga bisa kembali menjadi bahan pertimbangan bagi investor.

Yuliot menjelaskan, lahan ini nantinya adalah milik BUMN. Kemudian ada sinergi BUMN dalam penyediaan infrastruktur. Adapun mekanismenya, bagi industri yang ingin masuk kawasan industri Batang, dapat menyewa dalam jangka waktu tertentu, atau membelinya dengan harga yang kompetitif.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengatakan, pemerintah akan sulit membendung kenaikan harga tanah di Kalimantan Timur yang baru-baru ini ditunjuk menjadi ibu kota baru Indonesia.

Hal ini karena, wilayah tersebut pasti akan banyak didatangi oleh pelaku bisnis yang sudah melirik potensi pasar di sana.

Kenaikan harga tanah juga nanti tidak hanya terjadi di kawasan ibu kota baru tetapi juga wilayah di sekitarnya seperti Samarinda dan Balikpapan. Dua wilayah ini memiliki infrastruktur jauh lebih maju serta fasilitas publik yang memadai.



Index of News


Berita Terkait

Loading...
loading...